Tidak Sholat Jum'at 3x dianggap Murtad??? TIDAK!!!!


Assalamualaikum sobat …… Kali ini InfoBlogChaCha akan menjelaskan tentang hukum/akibat yang didapatkan seorang muslim bila meninggalkan sholat 3x.
Shalat jum’at adalah sebuah kewajiban bagi ummat Islam, khususnya laki-laki dewasa. Kewajiban ini dituangkan di dalam firman Allah;
"Hai orang-orang beriman, apabila diseru untuk menunaikan shalat Jum’at, maka bersegeralah kalian kepada mengingat Allah dan tinggalkanlah jual beli. Yang demikian itu lebih baik bagimu jika kamu mengetahui."(Al-Jumu’ah: 9)
Adapun kewajiban itu bagi kaum muslim laki-laki berdasarkan kepada hadis nabi; Dari Thariq bin Syihab ra bahwa Rasulullah SAW bersabda,

مَرِيضٌ أَوْ صَبِىٌّ أَوْ أَةٌ امْرَ أَوِ كٌ مَمْلُو عَبْدٌ أَرْبَعَةً إِلاَّ عَةٍ جَمَا فِى مُسْلِمٍ كُلِّ عَلَى وَاجِبٌ حَقٌّ الْجُمُعَةُ

“Shalat Jumat itu adalah kewajiban bagi setiap muslim dengan berjamaah, kecuali (tidak diwajibkan) atas 4 orang. [1] Budak, [2] Wanita, [3] Anak kecil dan [4] Orang sakit.”
(HR Abu Daud)

Dalil-dalil tersebut menunjukkan kewajiban melakukan shalat jum’at bagi lelaki muslim. Jika kewajiban itu ditinggalkan, maka ia mendapatkan dosa besar.
 Kalimat Ummat Nabi Muhammad memiliki dua makna, ummat da’wah dan ummat istajabah. Ummat da’wah adalah semua orang yang hidup setelah beliau diutus sebagai Nabi dan Rasul. Sedangkan umat Istijabah adalah manusia yang hidup setelah kerasulan beliau dan memutuskan untuk menerima dakwah baliau. Pengeluaran seseorang dari ummat nabi Muhammad memiliki makna penetapan kekufuran seseorang.Lantas bagaimana tentang dalil yang menjadikan seorang muslim yang tidak sholat jum’at 3x sebagai seorang kafir? Nabi Muhammad SAW tidak pernah bersabda bahwa orang yang demikian itu dianggap kafir, beliau hanya bersabda :
 
 الْجُمُعَةُ حَقٌّ وَاجِبٌ عَلَى كُلِّ مُسْلِمٍ فِى جَمَاعَةٍ إِلاَّ أَرْبَعَةً عَبْدٌ مَمْلُوكٌ أَوِ امْرَأَةٌ أَوْ صَبِىٌّ أَوْ مَرِيضٌ

Artinya : "Barangsiapa meninggalkan shalat jum’at tiga kali karena meremehkannya maka Allah akan mengunci mata hatinya." (HR at-Tirmidzi)
Kata-kata “Kafir” itu sesungguhnya dikatan oleh Ibnu Abbas, itu pun tidak secara terang-terangan berkata kafir, berikut kata-kata ibnu abbas :

مَنْ تَرَكَ الْجُمُعَةَ ثَلاَثَ جُمَعٍ مُتَوَالِيَاتٍ فَقَدْ نَبَذَ اْلإِسْلاَمَ وَرَاءَ ظَهْرِهِ

Artinya : Barangsiapa meninggalkan shalat Jum’at tiga kali berturut-turut maka ia telah melemparkan ikatan Islam ke belakang punggungnya." (HR Abu Ya’la dari kata-kata Ibnu Abbas)
Maksud dari kata ini bukanlah melepaskan agama Islam, tetapi melepaskan sebagian kewajiban di dalam Islam. Terlebih bahwa ucapan itu bukan berasal dari Rasulullah saw sehingga tidak bisa digunakan untuk memastikan batalnya keislaman seseorang. Namun, alangkah baiknya kita bisa terus menjalankan sholat jum’at yang dilaksanakan seminggu sekali itu
Info lebih lengkap :http://abahzacky.wordpress.com


EmoticonEmoticon