Pemanfaatan Teknologi di Kehidupan Sehari-hari





            Setelah komputer/teknologi modern dikenal pada awal abad ke-20an, trend penggunaan komputer dalam segala bidang telah menyebar ke seluruh dunia. Pemakaian komputer telah mencapai jutaan unit. Hal ini disebabkan komputer dianggap sangat membantu umat manusia.
            Dalam kehidupan sehari-hari saya sendiri telah memakai komputer dalam berbagai bidang.
            Pertama di bidang pendidikan. Di bidang pendidikan komputer sangat membantu saya dalam belajar, penggunaan laptop/personal komputer sangat membantu saya dalam mengerjakan tugas. Saya menggunakan komputer untuk mengetik tugas menggunakan Microsoft word, membuat presentasi pelajaran menggunakan Microsoft power point, dan menyusun table data menggunakan Microsoft excel. Setelah penyelesaian tugas saya menggunakan teknologi pencetak yang dinamakan printer untuk mencetak hasil tugas saya. Printer yang saya punya adalah printer tinta merk canon ip1880. Dalam proses belajar mengajar di kelas, saya juga sering menggunakan alat pembesar tayangan yang dinamakan infocus. Saat mengajar di kelas guru/dosen saya selalu menggunakan infocus dalam menyampaikan materi pelajaran. Hal ini menurut saya sangat efektif karena memudahkan dosen saya untuk menyampaikan materi dengan praktis tanpa harus menulis materi di papan tulis dan hal ini membuat waktu belajar tidak terbuang sia-sia. Walaupun sering kali penggunaan infocus ini dapat membuat siswa mengantuk saat kegiatan belajar mengajar.
Penggunaan teknologi yang lain dalam bidang pendidikan adalah pembangunan infrastruktur nirkabel atau biasa disebut internet. Masuknya internet di bidang pendidikan membantu siswa untuk mencari materi pelajaran. Pengembangan lanjut dari internet di sekolah adalah dengan adanya e-library dan e-learning. E-library adalah sebuah penerapan teknologi internet di bidang pendidikan yang memungkinkan kita  untuk membaca, meminjam, dan mencari referensi buku secara online. Kita juga bisa mencari daftar katalog buku baru yang ada tanpa harus datang ke perpustakaan secara langsung. Di SMA tempat saya belajar dulu telah diterapkan e-library dalam sistem pembelajaran. Sedangkan e-learning adalah penerapan teknologi internet untuk kelancaran kegiatan belajar mengajar. E-learning memungkinkan kita untuk dapat mendownload materi yang diberikan oleh guru secara online. Pemberian tugas dan ulangan harian juga dilakukan melalui web e-learning sekolah. Selain itu di SMA saya dulu, sistem presensi siswa sudah menggunakan sistem digital. Jadi ketika kami masuk ke ruang lingkup sekolah kami hanya perlu menempelkan jari jempol kami.
            Kedua, bidang ekonomi. Dalam bidang ekonomi penerapan teknologi dapat dilihat pada berkembangnya online shop. Toko online di Indonesia telah menjadi trend dan semakin berkembang. Saya juga sering berkunjung ke online shop. Keberadaan online shop sangat memudahkan pembeli untuk membeli barang dari penjual. Selain online shop, banyak juga aplikasi teknologi di supermarket/minimarket. Sering saya jumpai pelayan kasir mencetak struk pembelian menggunakan dot printer dan juga saya sering menjumpai di setiap kasir telah disediakan alat untuk pembayaran dengan kartu kredit/debit. Di bagian kasir supermarket juga telah menggunakan barcode reader untuk identifikasi barang-barang yang telah dibeli oleh konsumen.  Selain itu, aplikasi teknologi yang paling maju di bidang ekonomi adalah aplikasi komputer di pasar modal atau bursa efek Indonesia. Dalam pasar modal, teknologi yang canggih dan super cepat dibutuhkan untuk mengetahui perubahan saham pada setiap waktu.
            Ketiga, bidang keamanan. Aplikasi teknologi di bidang keamanan sangat membantu polisi dalam memberantas kejahatan. Misalnya adalah sandi/kode keamanan negara yang digunakan untuk melindungi data-data rahasia negara dari para mata-mata. Pihak intelegen menggunakan sistem keamanan dangan level enkripsi yang tinggi, sehingga susah untuk diretas. Kemudian proteksi dengan menggunakan laser dan sensor yang terhubung pada komputer. Pada sebuah mobil sering dipasang sistem keamanan yang mencegah pencuri mengambil mobil tersebut. Sensor yang telah terpasang dihubungkan dengan komputer, sehingga apabila ada seseorang yang menyentuh mobil tersebut sensor yang telah terpasang akan langsung merespon sentuhan tersebut dan membunyikan alarm yang telah terpasang. Selain itu, teknologi juga digunakan dalam usaha Densus 88 dalam menjinakkan bom. Densus 88 menggunakan robot untuk membantu dalam penjinakkan bom apabila risiko dalam penjinakan bom terlalu tinggi.
            Keempat, bidang kodekteran dan sains. Pemanfaatan teknologi di bidang kedokteran telah menjadikan ilmu kedokteran semakin mudah untuk dipelajari dan semakin mudah sebuah penyakit disembuhkan. Contoh-contoh aplikasi teknologi di bidang kedokteran adalah sebagai berikut :
  1. X-RAY.
            X-RAY adalah teknologi yang memanfaatkan sinar X untuk mengetahui organ bagian dalam tubuh manusia. Terdapat macam-macam X-RAY. Thorax X-RAY, Backbone X-RAY , cranial X-RAY,dll. Ada teknologi sejenis dengan X-RAY, yaitu MRI. MRI sebenarnya memiliki kesamaan dengan X-RAY. Sama-sama menggunakan sinar X. Perbedaannya adalah sinar rontgen(X) digunakan untuk mengidentifikasi sebagian anggota tubuh saja. Sedangkan MRI digunakan untuk mengidentifikasi seluruh tubuh sekaligus.
  1. Analisis Kesehatan
            Penggunaan teknologi dalam analisis kesehatan adalah saat identifikasi sebuah penyakit melalui zat ekskresi manusia,missal : feses, dahak, kencing,dll. Dahulu identifikasi dalam lab patologi klinik masih menggunakan zat kimia seluruhnya. Tetapi sekarang dengan adanya komputer, analis kesehatan menguji sampel tidak hanya menggunakan zat kimia tetapi juga menggunakan komputer. selain itu, ada juga alat yang digunakan dalam memeriksa tensi darah, tingkat gula darah, oksigen dan karbondioksida dalam tubuh, HDL, LDL, kolesterol,narkoba, dll. Saya sering menjumpai alat-alat tersebut di rumah sakit daerah.
  1. DNA technology
            Perkembangan ilmu genetika mendorong terciptanya berbagai alat yang dapat memudahkan ahli genetika dalam mempelajari gen dan DNA. Aplikasi teknologi dalam ilmu genetika seperti DNA squenzing, Polimeration Chain Reaction(PCR), DNA plotting.
DNA squenzing adalah teknologi yang memungkinkan kita untuk mengurutkan sampel DNA yang acak dan mencocokkan dengan sampel DNA yang lain. DNA squenzing ini digunakan dalam praktik-praktik uji DNA untuk mengetahui hubungan keluarga diantara beberpa orang dan juga digunakan untuk menentukan seorang anak apakah benar-benar anak dari orang tuanya.
Polimeration chain reaction(PCR) adalah teknologi yang memungkinkan kita untuk menggandakan sampel DNA dalam jumlah kecil menjadi DNA utuh dalam jumlah yang banyak. Aplikasi PCR ini pada ilmu purbakala. PCR memungkinkan ahli purbakala utntuk dapat menggandakan sampel DNA yang didapat dari fosil-fosil temuan mereka.
DNA plotting adalah teknologi DNA yang berfugsi untuk mencocokkan sampel DNA satu dengan yang lain. Penerapannya seperti DNA squenzing, yaitu untuk identifikasi hubungan kekerabatan. Tetapi bedanya dengan DNA squenzing adalah bahwa DNA plotting ini tidak bisa mengurutkan susunan sampel DNA yang acak. Penggunaannya adalah hanya untuk mencocokka saja.
Pengetahuan tentang teknologi DNA ini saya dapat ketika saya berkecimpung di dunia olimpiade Biologi. Di Indonesia penggunaan teknologi ini untuk mahasiswa biologi. Selain itu di olimpiade sains nasional bidang biologi penggunaan teknologi ini di saat sesi ujian praktik untuk menguji keterampilan peserta dalam menggunakan alat teknologi DNA.



EmoticonEmoticon