USM STAN 2014







Hey semua… kenapa nih pada buka posting blog ini semua? Pada pengen masuk STAN ya? Yakin pengen masuk STAN atau Cuma pengen coba-coba? Hmm… gak masalah sih buat ane. Soalnya itu masalah ente semua. Terserah mau masuk STAN ato nggak, itu urusan ente..hahaha
#bercanda broooo!!!! woles, jangan emosi. Belanda masih jauh :D
            Baik sekarang saya akan fokus pada topik posting blog ini, yaitu tentang USM STAN. Ketika berbicara soal STAN, pasti saya temukan 2 pertanyaan wajib yang dilontarkan oleh siswa-siswa SMA :

1. Apakah STAN akan membuka pendaftaran di tahun 2014 ini? 
2. Apakah STAN masih ikatan dinas?

Baik  sekarang saya akan menjawab 2 pertanyaan diatas.

Untuk pertanyaan pertama : Perihal buka atau tidaknya pendaftaran mahasiswa baru STAN hanya Allah dan Menteri Keuangan yang mengetahui. :D  kenapa begitu? Hal ini disebabkan karena Semua orang tidak dapat menjamin apakah tahun depan STAN akan membuka pendaftaran atau tidak. Bahkan, pihak secretariat selaku staf pengurus kampus STAN juga tidak mengetahui. Hanya Allah dan Menteri Keuangan lah yang tahu :D. Buka atau tidaknya STAN tergantung dengan Menteri Keuangan yang menjabat saat itu. Karena yang mengetahui kebutuhan tenaga kerja di lingkungan Kementerian Keuangan hanyalah menteri keuangan itu sendiri. Nah, hal tersebut tergantung enak enggak-nya menteri keuangan yang menjabat.:D Berdoa’a aja menterinya pro sama STAN. Namun, kemungkinan besar tahun 2014 akan buka. Karena saat ini yang menghuni kampus STAN hanyalah angkatanku doank. Jadi aku gk punya adik kelas maupun kakak kelas, jadi disini angkatanku adalah penguasa di kampus STAN. Hehehe. Jadi saran saya kalian pantengin terus web resmi stan : stan.ac.id. Biasanya pendaftaran USM STAN dibuka kisaran bulan Juni-Juli. So, don’t miss it!


Untuk pertanyaan kedua : Sampai detik ini STAN masih ikatan dinas dan GRATIS biaya pendidikan. Kok bisa tahu? Iya, saya tahu karena ketika dahulu saat melakukan daftar ulang setelah diterima di kampus STAN, saya diberi formulir yang berisi pernyataan “Saya bersedia tidak menikah selama menajalani pendidikan di STAN dan saya bersedia ditempatkan di instansi kementerian keuangan di seluruh daerah di Indonesia”. Hal itu secara tidak langsung telah memberi gambaran bahwa kita setelah lulus akan di tempatkan di instansi kementerian keuangan. Lantas kenapa kok sering banget muncul rumor-rumor tentang STAN yang sudah tidak ikatan dinas? Gini broooo logika mudahnya. Kalau ente mendengar berita seperti itu hal pertama yang harus ente lakukan adalah melihat siapa yang mengatakan berita tersebut.





 Ada 4 jenis orang yang kemungkinan mengatakan perihal berita ikatan dinas STAN :

1. Ibu-ibu rumah tangga yang tidak tahu menahu soal PTN ato sejenisnya yang berlaga sok tahu tentang STAN. Kalo menurut ane, tipe orang seperti inilah yang paling menyesatkan :D Mereka menyebarkan gossip gak jelas yang mereka dengar dari orang lain tanpa peduli benar ato enggaknya berita itu. Mereka pasti berkata “iya dek, kata temen ibu juga gitu. STAN udah gak ikatan dinas”. Padahal belum tentu juga mereka tahu, apa itu ikatan dinas :D

2. Ibu-ibu rumah tangga yang punya anak yang dulu gagal masuk STAN. Nah, tipe kedua ini adalah tipe-tipe orang yang syirik dan jaim. Mereka gak pingin anak orang lain bisa masuk STAN sedangkan anak mereka engggak. Mereka selalu bilang “ Iya jeng, anak saya dulu untungnya gak jadi masuk STAN, soalnya STAN udah gak ikatan dinas katanya”

3. Sesama siswa SMA yang juga ikut USM STAN. Nah, kalo ini tipe orang yang paling diwaspadai. Soalnya mereka bakal koar-koar perihal ini. Tujuannya apa? Tujuannya agar saingan mereka berkurang. Mereka sebenernya juga ikut USM,tapi gak ngaku dan malahan berkoar-koar tentang berita burung yang gak jelas :D

4. Kakak kelas yang dulu gagal masuk STAN. Yap, udah tahu kan alasan kenapa menyebar berita gituan. Mereka bakal gengsi kalau missal adik kelas mereka berhasil lolos USM STAN sedangkan mereka enggak :D

            Terus katanya bakal ada tes CPNS lagi buat lulusan STAN? Iyap, untuk masalah tes CPNS bagi lulusan STAN sebetulnya tidaklah seperti yang kalian bayangkan. Setelah lulus, memang lulusan STAN akan menjalani sebuah tes yang namanya TKD (Tes Kemampuan Dasar). Namun, tes tersebut hanyalah sebuah formalitas semata. Kok bisa begitu? Iya bisa lah! :D. Menurut keterangan alumni STAN ’09 yang baru saja penempatan. Saat menjalani TKD hanya ada sekitar 35 atau 75(ane lupa berapa pastinya :D) orang yang gak lulus TKD dari ribuan alumni 2009. Nah, bagi mereka yang gak lulus bakal ada tes ulang bagi mereka. Dari hasil tes ulang tersebut masih ada 7 orang yang gak lulus. Bagi yang gak lulus ujian ulang, bakal ada ujian ulang kedua sampai semua mahasiswa STAN lulus. Nah baru setelah mereka benar-benar gak lulus ujian ulang kedua (dengan kata lain memang mereka bener-bener gak niat untuk lulus alias keluar kontrak dengan kemenkeu) STAN akan mencopot ikatan dinas dengan mahasiswa tersebut dan mahasiswa tersebut diwajibkan mengganti biaya kuliah selama 3 tahun. Nah, dapat dipastikan bahwa mahasiswa STAN tetap menjadi prioritas di kementerian keuangan J

            Sekarang saya mau cerita perihal pengalaman saya saat USM STAN 2013 dulu. Klik link di bawah ya :



EmoticonEmoticon