Tips Lolos Bidik Misi


Melanjutkan post sebelumnya perihal Beasiswa Bidik Misi, sekarang admin ingin melanjutkan bagaimana sih cara agar kita bisa terdaftar sebagai mahasiswa peraih beasiswa bidikmisi.

Siapa yang tidak ingin kuliah gratis? Apalagi bagi kalian calon mahasiswa yang mungkin memiliki keterbatasan ekonomi, pasti akan sangat terbantu dengan adanya beasiswa ini.

Lantas, apa saja sih hal yang harus diperhatikan untuk mendaftar beasiswa bidikmisi?

Berikut admin paparkan beberapa hal yang harus kalian perhatikan sebelum mendaftar bidikmisi.

1. Pastikan kalian memenuhi syarat

    Bidikmisi memberikan persyaratan bagi calon pendaftar. Persyaratan tersebut harus dipenuhi agar siswa dapat terdaftar sebagai calon penerima beasiswa bidikmisi. Jika kalan belum tahu apa saja syarat yang diperlukan, silahkan buka link berikut untuk melihat syarat-syarat yang dibutuhkan.

Syarat yang harus dipenuhi bagi calon pendaftar Bidikmisi

Secara garis besar, syarat yang harus dipenuhi bagi peserta bidikmisi ada 2, yaitu
A. Pintar dan berprestasi
     Pintar dan berprestasi dinilai dari nilai rapor siswa ditambah dengan prestasi-prestasi akademik maupun non akademik yang diperoleh melalui berbagai jenis lomba. Syarat ini biasanya dibuktikan dengan adanya sertifikat juara lomba dan surat rekomendasi dari kepala sekolah.

B. Memiliki keterbatasan ekonomi
    Keterbatasan ekonomi disini diukur dari standar yang telah ditetapkan oleh panitia, yaitu maks gaji orang tua sebesar Rp 3.000.000 dan/atau sebesar maks Rp 750.000 per anggota keluarga (lebih detail lihat di link syarat bidikmisi). Keterbatasan ekonomi juga dibuktikan dengan keikutsertaan dalam kartu indonesia pintar dan/atau beasiswa siswa miskin (BSM) serta dibuktikan dengan surat keterangan tidak mampu dari kelurahan setempat.

Itulah dua syarat utama bagi calon pendaftar bidikmisi. Jadi ketika kalian merasa bahwa kalian tidak memenuhi syarat tersebut, disarankan untuk tidak ikut serta dalam proses seleksi beasiswa ini.

2. Siapkan berkas-berkas dengan baik.

    Untuk mendaftar beasiswa bidikmisi, dibutuhkan berkas-berkas sebagai syarat administrasi peserta. Berkas-berkas tersebut seperti surat keterangan tidak mampu, rekomendasi dari kepala sekolah, piagam (jika ada), dan berkas-berkas penunjang lainnya. Siapkan berkas-berkas tersebut jauh-jauh hari! Kenapa? karena beberapa berkas mungkin membutuhkan proses yang tidak sebentar, misal surat keterangan dari kelurahan.
Jangan sampai berkas-berkas yang tidak siap dapat menghambat proses seleksi kalian.

3. Berikanlah data dan informasi sejujur-jujurnya.

    Saat melakukan pendaftaran bidikmisi, kalian diharuskan mengisi formulir untuk mengetahui data lengkap calon peserta. Saat mengisi data, pastikan data yang kalian isi SESUAI FAKTA/KONDISI yang ada. Hal ini penting dikarenakan nantinya kita akan di survey oleh pihak panitia. Ketika data yang diisi tidak sesuai fakta riil di lapangan, kemungkinan pantia tidak akan meloloskan kalian. Jadi, isilah data dengan jujur, jangan dilebihkan apalagi dikurngkan.

4. Pintarlah dalam memilih kampus dan jurusan kuliah.

    Poin keempat adalah poin yang paling penting dari sekian tips yang ada. Menurut informasi dari panitia penyelenggara, kuota bidikmis tahun 2017 sebesar 75.000 mahasiswa. Kuota tersebut disebar ke PTN/PTS sesuai dengan proporsi yang sudah ditentukan oleh panitia. Menurut informasi, kuota tiap perguruan tinggi adalah sebesar10% dari jumlah kuota penerimaan mahasiswa. Misal: Fakultas X di perguruan tinggi Y menerima mahasiswa sebanyak 700 mahasiswa pada tahun 2017, maka kuota penerima beasiswa bidikmisi sebesar 70 mahasiswa di fakultas tersebut.
    Teori ini mungkin tidak bisa dijadikan acuan sepenuhnya, tetapi ini adalah hasil pengalaman dan pengamatan pribadi admin. Ketika kalian memilih jurusan perhatikan juga peserta lain yang menjadi saingan kalian. Ingat dua kriteria umum yang telah admin uraikan sebelumnya, yaitu prestasi dan kemampuan ekonomi. Jika kalian mendaftar di fakultas dengan peserta bidikmisi yang statusnya kurang dalam hal ekonomi dan lebih tinggi dalam hal prestasi maka kalian kemungkinan akan ditolak oleh panitia bidikmisi.
    Kampus besar di kawasan kota besar, seperti UI, ITB, UGM biasanya memiliki kesempatan yang lebih besar dalam hal penerimaan bidikmisi, hal ini disebabkan kebanyakan pendaftar di PTN tersebut adalah siswa yang pintar dan keadaan ekonominya bagus. Jadi, ketika prestasi kalian bagus dan dirasa memiliki kemampuan untuk masuk PTN tersebut lebih baik mendaftar bidikmisi di PTN tersebut. Hal ini berdasar pengalaman admin. Ketika dulu ikut seleksi bidikmisi, teman, junior, dan seniorku yang memiliki prestasi yang sama (bahkan ada yang dibawahku) tapi keadaan ekonominya baik dapat diterima bidikmisi karena pemilihan PTN yang tepat.

5. Berdoa

    Poin terakhir ini adalah kunci dari semua tips diatas. Sebagai umat beragama sepatutnya kita semua menggantungkan semua harapan kepada Tuhan YME. DIA-lah yang memberi rizki kepada hambaNYA. Tidak akan luput dari pertolonganNYA asalkan kita mau rajin beribadah dan berdoa. Jadi, ketika kita telah melakukan segala usaha, hasil akhir tetap ada di tangan Tuhan.



EmoticonEmoticon